.:Followers:.

Tuesday, May 27, 2014

Ralat


Kau rasa kau dah cukup baik sebagai anak, 
Tapi masih mahu berusaha menjadi yang terbaik buat mak bapak.

Kerana azam itu..
Kau jadi ralat.
Antara kemahuan hati yang kuat,
Dan permintaan mereka yang mengikat.. 
Mana satu patut kau letak dalam aulawiyat..?

Kau pilih orang tua, yang pada kau penuh jasa.
Kau tangguh gerak kerja, yang sememangnya sentiasa ada.
Kau disangka-sangka yang bukan sebenarnya.

Kau bisukan bicara.
Kau tulikan telinga.
Kata-kata dan prasangka.

Apa nak dikisahkan?
Mereka bukan Tuhan.
Kekadang dungunya sesuatu persoalan..
Harus berani dipersetankan



Wednesday, May 21, 2014

Random 2 - Batas


Syukurlah kerna ada jarak dan masa
Yang membataskan kita.
Fahamlah kita akan tanda kasihNya..
Agar tidak kita lewa
Dalam penantian yang serasa lama.
Agar tidak kita lupa
Harga setiap tadahan doa.
Walau jiwa
Setiap saatnya –-

Kepenuhan cinta.


Wednesday, May 7, 2014

Random 1 - Setia


…kerana menjadi setia bukan satu pilihan,
tapi kebertanggungjawaban.

Sepertimana istimewanya kita
Pada pandangannya seawal waktu berjumpa
Sebegitulah harusnya dia pada kita
Dalam hati dan setiap titip doa

Sampailah detik lafaz sakinah bergema
Sehinggalah ajal menjemput pulang kepadaNya


Tuesday, April 29, 2014

Tale #7


“Among everything in this world, what is it that you are afraid of?”

“God,” I said.

“Sure. Beside that?”

“Loss,”

She went silent. Expected to hear more, I guessed.

“You may ask any other persons the exact same question and probably hear the same answer – LOSS. No matter how big or small the loss is to you.” I paused as she looked at me, interesting.

I continued, “Hmm. Losing something or someone, you may say, is almost terrifying because you are far from the readiness for whatever you are meant to face. And there’s nothing you can do if that phase is ever written to happen in any time from your life as how it is approved by Him The Almighty.”

I stopped.

“So..” she was thinking before replied, “what you’re really scared of is actually your ability to accept the fact that you’re gonna experience the losing of some-whatever-it-might-be.. Isn’t it?”

I just nodded, in agreement or what – I was not very sure. But that was worth pondering for, I thought.

“Perhaps. Loss would surely happen, but are we really able to control ourselves? – That’s such a question I would frequently ask to myself.”

“Indeed. So.. What are you really afraid of, again?”

I said, “Me. Myself.”

“Hmm..?”

“Sometimes we think that most people are just like us – too afraid of what future will bring. We forgot, sometimes it’s ourselves, who lost in our own heart.”





Mimpi


"If you're a dream, I'm your loyal dreamer.."

Malam sedangku menulis tentang kamu,
Kamu perlahan mampir, merangkulku
Lalu membaca bait-bait nukilanku.
Kau mengajukan kekurangan ini dan itu,
Sambil mengucup lembut ubun-ubunku.

Kau menghadiahkan senyuman termanismu
Lalu perlahan melepaskan dakap mesramu
Sebelum hilang bersama dingin tiupan bayu.
Untuk kesekian waktu, kau meninggalkanku
Berseorangan, meneruskan tulisan tentang kamu.



[Apabila terkuaknya pintu kejahilan, mencurah-curah hidayah masuk melaluinya..]